*** mulai april 2010, kategori luvislam dipindah ke blog SahabatRasul, ini menjawab pertanyaan kenapa isi blog menjadi berubah. sebenarnya tidak berubah, tetapi agar lebih tematik saja. *** syukron atas perhatiannya, dan siap menerima kritikan(^.^) syukron atas kunjungannya sobat(".") syukron atas segalanya(^.^) ***

[luvIslam] dialog khalifah Sulaiman bin Abdul Malik & Abu Hazim

artikel ini saya dapat dr milis myQers...

Telah terjadi dialog antara Khalifah Sulaiman bin Abdul Malik dengan ulama tabi'in Salamah bin Dinar, Abu Hazim.


Khalifah : Wahai Abu Hazim, mengapa kita membenci mati?

Abu Hazim : Karena kita memakmurkan dunia kita & menghancurkan akhirat kita. Akhirnya kita benci keluar dari kemakmuran menuju kehancuran.

Khalifah : Anda benar wahai Abu Hazim, apakah bagian kita di sisi Allah kelak?

Abu Hazim : Bandingkan amalan anda dengan kitabullah, niscaya anda bisa mengetahuinya.

Khalifah : Dalam ayat mana saya dapat menemukannya?

Abu Hazim : Anda bisa temukan dalam firman-Nya yang suci. QS. Al-Infithar 13-14.



"Sesungguhnya orang-orang yang banyak berbakti benar-benar berada dalam syurga yang penuh keni'matan, dan sesungguhnya orang-orang yang durhaka benar-benar berada dalam neraka."

Khalifah : Jika demikian, dimanakah letak rahmat Allah Subhanahu wa Ta'ala?


Abu Hazim : (Firman Allah) " Sesungguhnya rahmat Allah itu dekat sekali dengan mereka yang berbuat kebajikan." 

Khalifah : Lalu bagaimana kita menghadap kepada Allah kelak, wahai Abu Hazim?

Abu Hazim : Orang - orang yang baik akan kembali seperti perantau yang kembali pada keluarganya, sedangkan yang jahat akan datang seperti budak yang curang atau lari lalu diseret kepada majikannya dengan kasar. 

Khalifah menangis mendengarkannya sampai keluar isaknya, kemudian berkata,

Khalifah : Wahai Abu Hazim, bagaimana cara memperbaiki diri?

Abu Hazim : Dengan meninggalkan kesombongan dan berhias dengan muru'ah (menjaga kehormatan).

Khalifah : Bagaimana cara memanfaatkan harta benda agar ada nilai takwa kepada Allah SWT?

Abu Hazim : Bila anda mengambilnya dengan cara yang benar dan meletakkan di tempat yang benar pula, lalu anda membaginya dengan merata dan berlaku adil terhadap rakyat.

Khalifah : Lalu perkataan apa paling besar manfaatnya?

Abu Hazim : Perkataan yang benar, yang diucapkan dihadapan orang yang ditakuti dan diharap.

Khalifah : Wahai Abu Hazim, doa manakah yang paling mustajab?

Abu Hazim : Doanya orang baik -baik untuk orang - orang baik.

Khalifah : Sedekah manakah yang paling utama?

Abu Hazim : Sedekah dari orang yang kekurangan kepada orang yang memerlukan, tanpa menggerutu dan kata - kata yang menyakitkan.

Khalifah : Wahai Abu Hazim, siapakah orang paling dermawan dan terhormat?

Abu Hazim : Orang yang menemukan ketaatan kepada Allah SWT lalu diamalkan & diajarkan kepada orang lain.

Khalifah : Siapkah orang yang paling dungu?

Abu Hazim : Orang yang terpengaruh oleh hawa nafsu kawannya, padahal kawannya tersebut orang yang zalim. Maka hakekatnya dia menjual akheratnya untuk kepentingan dunia orang lain.

(Shuwaru min Hayatit Tabi'in. hal 188 - 189, Dr. Abdurrahman Ra'fat al Basya, Daar al adab Al-Islami)



Sumber : ar-risalah no 68

0 komen:

Post a Comment

komen nyookk :)
kalo gag punya blog, pilih NAME/URL yaaa..URLnya isi aja akun (pilih satu): FB, Twitter, FS, Email, Plurk, Gtalk/YM, MySpace, YouTube atau apapun -oOo- thanks a lot ^_*